Membuat efek foto artistik dengan photoshop

Tutorial photoshop kali ini kembali lagi membahas tentang teknik edit foto. Pembahasan dikhususkan pada trik mengubah foto biasa menjadi foto dengan gaya yang lebih artistik dengan memberikan efek melalui photoshop. Sering kali kita melihat sebuah foto yang sebenarnya diambil dengan nuansa yang biasa, tapi bisa disulap menjadi suasana yang menakjubkan sesuai yang diinginkan.

  • Level Tutorial: Menengah
  • Durasi: 15 Menit
  • Materi: Foto Artistik

1. Langsung saja kita mulai, pertama carilah foto yang akan dimanipulasi. Contoh seperti di bawah ini.

Efek PhotoshopFoto fokus ke wajah

2. Lakukan Duplicate Layer dengan menekan CTRL+J, dan akan tercipta sebuah layer baru sebagai duplikasi.

duplicate layerduplicate layer

3. Langkah berikutnya, klik Image Adjusments Shadow/Highlight. Atur nilai Shadow amount:70% dan Highlight amount:30%.

efek photoshopPengaturan shadow/Highlight

4. Kemudian untuk memberikan kesan lebih dalam, klik Filter > Sharpen > Unsharp Mask.  Atur nilaiAmount:30% dan Radius:250px.

efek photoshopUnsharp Mask

5. Nah, sampai langkah ini kalau lancar pasti perubahan efek sudah bisa dilihat. Sekarang kita tambahkan sebuah filter agar foto lebih unik tapi tetap elegan. Pada deretan kotak Layer bagian bawah, tekan tombol “Create New Fill or Adjusment Layer” dan pilihlah Hue/Saturation.

efek photoshopMenambahkan filter

6. Aturlah Hue: 250Saturation: 25, dan berilah tanda contreng pada pilihan Colorize.

efek photoshopefek filter hue/saturation

7. Jika langkah keenam berhasil maka hasil fotonya akan berwarna biru, jangan panik, pada Jendela Layer kurangi nilai Opacity menjadi 41%.

efek photoshopkurangi opacity layer

8. Masih lancar sampai langkah 7? Jika iya, selamat berarti kamu telah berhasil membuat manipulasi foto dengan efek yang artistik. Berikut  adalah hasil akhir dari tutorial ini. Lebih tajam dengan efek yang unik dan artistik.

efek photoshophasil akhir edit foto

Dan di bawah ini aku lampirkan dua foto sebelum dan sesudah manipulasi sebagai pembanding agar nampak jelas perubahannya.

efek photoshopbandingkan.. :D

Sampai jumpa pada tutorial edit foto selanjutnyaa.. :)

 

sumber : http://virtuemagz.com/efek-foto-artistik-photoshop.html

Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop

kali ini saya akan memberi cara bagaimana Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop , sebelumnya maaf apabila ada kesalahan dalam memberikan tutor , yang harus anda lakukan adalah siapkan software PHOTOSHOPnya agar bisa Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop 
 
TAHAP 1 : Buka PHOTOSHOP dan pilih FOTO yang akan di buat lebih TAJAM disini saya memakai foto teman saya kuliah🙂
 
mempertajam foto dengan photoshop
TAHAP 2 : klik CTRL + J untuk duplikat layer , lalu setelah itu tekan CTRL+SHIFT+U makan foto menjadi warna abu-abu . lihat foto
mempertajam foto dengan photoshop
TAHAP 3 : Setellah itu klik FILTER dan pilih GAUSSIAN BLUR dan atur radiusnya , sesuaikan dengan kesenangan anda , disini saya mengatur radius 3,2 , lalu klik OK , tujuannya agar FOTO bisa semakin TAJAM inilah yang paling terpenting dalam Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop
mempertajam foto dengan photoshop
TAHAP 4 : Setelah itu pada LAYER 1 , ganti blending modenya menjadi HARD LIGHT dan liat foto akan MENJADI TAJAM .
mempertajam foto dengan photoshop:
Nah itulah tadi bagaimana caranya :

Membuat foto supaya lebih tajam dengan photoshop

semoga bermanfaat

Belajar photoshop untuk pemula dapatkan buku panduan secara GRATIS

Buku panduan photoshop bahasa Indonesiaini merupakan sebuah buku elektronik / ebook yang disusun untuk keperluan pengolahan gambar dan foto pada program Adobe Photoshop. Program Photoshop pada awalnya hanya ditujukan untuk keperluan pengolahan gambar / fotografi, namun saat ini photoshop sudah berkembang menjadi sebuah software yang multifungsi untuk keperluan desain  web, animasi, painting, publishing, dan berbagai keperluan lainnya.

Buku panduan photoshop ini juga merupakan sebuah tutorial dan panduan lengkap tentangtehnik dasar penggunaan photoshop bagi tingkat pemula dan menengah.

Dalam file buku panduan photoshop ini terdapat 7 buah jenis ebook yang berbeda berdasarkan bab dan bagiannya. Mulai ebook tentang pengenalan photoshop, tehnik dasar menggunakan tool, bab tentang bekerja dengan warna, tehnik mengatur warna dan tonal, bab mengenai tehnik seleksi, transforming retouching, penjelasan dan penggunaan layers, bab penggunaan filter, dan format file pada photoshop.

Ketujuh ebook tersebut dikemas didalam satu file berbentuk rar dengan ukuran 6,61 MB. Pastikan extract dahulu dan memakai Adobe Reader untuk dapat membuka file ebook ini. Jika ingin mendapatkan “Buku Panduan Photoshop” secara gratis, silahkan klik link download (via 4shared) dibawah ini.

download 

artikel sumber : http://frenzopunya.blogspot.com/2013/04/belajar-photoshop-untuk-pemula-dapatkan.html

Jenis-jenis ABK (Anak Berkebutuhan Khusus)

1.      Siswa Kesulitan Belajar

·         Siswa kesulitan belajar adalah suatu kondisi dimana kompetensi atau prestasi yang dicapai tidak sesuai dengan kriteria standar yang telah ditetapkan.
Siswa kesulitan belajar adalah hambatan atau gangguan belajar pada anak dan remaja yang ditandai oleh adanya kesenjangan yang signifikan antara taraf integensi dan kemampuan akademik yang seharusnya dicapai.
·         Disebabkan oleh gangguan di dalam sistem saraf pusat otak ( gangguan neorubioligis ) yang dapat menimbulkan gangguan perkembangan seperti gangguan perkembangan bicara, membaca, menulis, pemahaman, dan berhitung. Anak-anak disekolah pada umumnya memiliki karakteristik individu yang berbeda, baik dari segi fisik, mental, intelektual, ataupun social-emosional.
·         Contoh gambar
  
2.      Siswa Hiperaktif
·         Hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan disfungsi neurologia dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian.
·         Gangguan ini disebabkan kerusakan kecil pada system saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan. Penyebab lainnya dikarenakan temperamen bawaan, pengaruh lingkungan, malfungsi otak, serta epilepsi. Atau bisa juga karena gangguan di kepala seperti geger otak, trauma kepala karena persalinan sulit atau pernah terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan.
Ciri-ciri Anak Hiperaktif
1.      Tidak fokus
Anak dengan gangguan hiperaktif tidak bisa konsentrasi lebih dari lima menit. Tidak memiliki focus yang jelas dan melakukan sesuatu tanpa tujuan. Cenderung tidak mampu melakukan sosialisasi dengan baik.
2.      Sulit untuk dikendalikan
Anak hiperaktif memang selalu bergerak, nakal. Keinginannya harus segera dipenuhi. Tidak bisa diam dalam waktu lama dan mudah teralihkan.
3.      Impulsif
Melakukan sesuatu secara tiba-tiba tanpa dipikir lebih dahulu. Selalu ingin meraih dan memegang apapun yang ada di depannya. Gangguan perilaku ini biasanya terjadi pada anak usia prasekolah dasar, atau sebelum mereka berusia 7tahun.
4.      Menentang
Umumnya memiliki sikap penentang/pembangkang/tidak mau dinasehati. Penolakannya ditunjukkan dengan sikap cuek.
5.      Destruktif
Destruksif atau merusak. Merusak mainan yang dimainkannya dan cenderung menghancurkan sangat besar.
6.      Tidak kenal lelah
Sering tidak menunjukkan sikap lelah, hal inilah yang sering kali membuat orang tua kewalahan dan tidak sanggup meladeni perilakunya.
7.      Tidak sabar dan usil
Ketika bermain tidak mau menunggu giliran,tetapi langsung merebut. Sering pula mengusili teman-temannya tanpa alas an yang jelas.
8.      Intelektualitas rendah
Sering kali anak dengan gangguan hiperaktif memiliki intelektualitas di bawah rata-rata anak normal. Mungkin dikarenakan secara psikologis mentalnya sudah terganggu sehingga ia tidak bisa menunjukkan kemampuan kreatifnya.
·         Contoh gambar
3.      Siswa Cerdas Istimewa
·         Anak cerdas istimewa adalah anak yang memiliki kelebihan khusus, mempunyai skor IQ 140 atau lebih, kemampuan yang unggul dalam segi intelektual, akademik, psikomotor dan psikososial
·         Ciri-ciri yang terliat adalah
a.       Mamiliki rasa ingin tau yang kuat dalam hal apapun, terutama dalam minat belajar akademik.
b.      Selalu mempertahankan orisinilitas, luwes dalam berfikir, pengamatan yang tajam dan daya imajinasi yang kuat.
c.       Selalu ingin mencoba hal-hal baru yang baru diketahuinya.
·         Contoh gambar
4.      Berbakat Istimewa
·         Berbakat istimewa adalah seorang anak yang memiliki keahlian atau ketrampilan lebih sejak dilahirkan dibandingkan anak yang terlatih lainnya.
·         Ciri-ciri yang nampak anak berbakat istimewa selalu unggul dalam kegiatan psikomotor (ketrampilan gerak) dibandingkan anak yang lain meski latihan yang dilakukan tidak rutin. Memiliki daya tangkap belajar yang cepat dalam bidang tertentu dan merupakan bidang yang akan digeluti dan diminati.
·         Contoh gambar
5.      Down Syndrom
·         Sindrom down adalah suatu kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental anak yang diakibatkan adanya abnormalitas perkembangan kromosom. Kromosom ini terbentuk akibat kegagalan sepasang kromosom untuk saling memisahkan diri saat terjadi pembelahan.
·         Penderita dengan tanda khas sangat mudah dikenali dengan adanya penampilan fisik yang menonjol berupa bentuk kepala yang relatif kecil dari normal (microchephaly) dengan bagian anteroposterior kepala mendatar. Pada bagian wajah biasanya tampak sela hidung yang datar, mulut yang mengecil dan lidah yang menonjol keluar (macroglossia). Seringkali mata menjadi sipit dengan sudut bagian tengah membentuk lipatan (epicanthal folds). Tanda klinis pada bagian tubuh lainnya berupa tangan yang pendek termasuk ruas jari-jarinya serta jarak antara jari pertama dan kedua baik pada tangan maupun kaki melebar. Sementara itu lapisan kulit biasanya tampak keriput (dermatoglyphics). Kelainan kromosom ini juga bisa menyebabkan gangguan atau bahkan kerusakan pada sistem organ yang lain.
·         Contoh gambar
  
6.      Indigo
·         Anak indigo adalah anak yang memiliki konsep dari zaman baru yang memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak seusianya. Anak ini memiliki sifat yang unik untuk membedakan generasinya dengan generasi sebelumnya.
·         Ciri-ciri anak indigo:
a.       Memiliki keinginan yang kuat;
b.      Berdedikasi dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orang tua;
c.       Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;
d.      Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress;
e.       Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;
f.       Sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus;
g.      Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan;
h.      Mempunyai gaya belajar secara visual dan kinestetik, mereka mampu mengingat apa yang terekam dalam otaknya dan menciptakannya dengan tangannya sendiri;
i.        Apabila keinginannya tidak terpenuhi, maka mereka akan merasa kesulitan dan menjadi self centered, walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;
j.        Mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak dijaga dan dirawat dengan baik.
·         Contoh gambar
7.      Autis
·         Autis adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif.
·         Karakteristik anak dengan autisme adalah adanya 6 gangguan dalam bidang:
a.       interaksi sosial
b.       komunikasi (bahasa dan bicara)
c.        perilaku-emosi
d.       pola bermain
e.        gangguan sensorik dan motorik
f.        perkembangan terlambat atau tidak normal
·         Contoh gambar
8.      Tunanetra
·         Tuna netra adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya.
·         Berdasarkan tingkat gangguannya Tunanetra dibagi dua yaitu buta total (total blind) dan yang masih mempunyai sisa penglihatan (Low Visioan). Alat bantu untuk mobilitasnya bagi tuna netra dengan menggunakan tongkat khusus, yaitu berwarna putih dengan ada garis merah horizontal. Akibat hilang/berkurangnya fungsi indra penglihatannya maka tunanetra berusaha memaksimalkan fungsi indra-indra yang lainnya seperti, perabaan, penciuman, pendengaran, dan lain sebagainya sehingga tidak sedikit penyandang tunanetra yang memiliki kemampuan luar biasa misalnya di bidang musik atau ilmu pengetahuan.
·         Contoh gambar
  
9.      Tuna Grahita
·         Tuna grahita adalah keadaaan keterbelakangan mental, keadaan ini dikenal juga retardasi mental (mental retardation).
·         Salah satu cirinya meliputi fungsi intelektual umum di bawah rata-rata (Sub-average), yaitu IQ 84 ke bawah berdasarkan tes; yang muncul sebelum usia 16 tahun; yang menunjukkan hambatan dalam perilaku adaptif.
·         Contoh gambar
  
10.  Tuna Daksa
·         Tuna daksa adalah seseorang yang tidak memiliki kelengkapan organ-organ anggota tubuh seperti layaknya orang normal.
·         Ciri-ciri yang terliat jelas adalah seseorang yang tidak memiliki kelengkapan organ tubuh, misalnya tangan, kaki, dll. Memiliki tingkat tekanan psikis yang sangat tinggi.
·         Contoh gambar
11.  Tuna Laras
·         Tuna laras adalah adalah individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. Individu tunalaras biasanya menunjukan perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di sekitarnya. Tunalaras dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar.
·         Secara garis besar anak tunalaras dapat diklasifikasikan menjadi:
a.       anak yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial:
Ø  The Semi-socialize child, anak yang termasuk dalam kelompok ini dapat mengadakan hubungan sosial tetapi terbatas pada lingkungan tertentu. Misalnya: keluarga dan kelompoknya. Keadaan seperti ini datang dari lingkungan yang menganut norma-norma tersendiri, yang mana norma tersebut bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian anak selalu merasakan ada suatu masalah dengan lingkungan di luar kelompoknya.
Ø  Children arrested at a primitive level of socialization, anak pada kelompok ini dalam perkembangan sosialnya, berhenti pada level atau tingkatan yang rendah. Mereka adalah anak yang tidak pernah mendapat bimbingan kearah sikap sosial yang benar dan terlantar dari pendidikan, sehingga ia melakukan apa saja yang dikehendakinya. Hal ini disebabkan karena tidak adanya perhatian dari orang tua yang mengakibatkan perilaku anak di kelompok ini cenderung dikuasai oleh dorongan nafsu saja. Meskipun demikian mereka masih dapat memberikan respon pada perlakuan yang ramah.
Ø  Children with minimum socialization capacity, anak kelompok ini tidak mempunyai kemampuan sama sekali untuk belajar sikap-sikap sosial. Ini disebabkan oleh pembawaan/kelainan atau anak tidak pernah mengenal hubungan kasih sayang sehingga anak pada golongan ini banyak bersikap apatis dan egois.
·         Anak yang mengalami gangguan emosi, terdiri dari:
Ø  neurotic behavior, anak pada kelompok ini masih bisa bergaul dengan orang lain akan tetapi mereka mempunyai masalah pribadi yang tidak mampu diselesaikannya. Mereka sering dan mudah dihinggapi perasaan sakit hati, perasaan cemas, marah, agresif dan perasaan bersalah. Di samping itu kadang mereka melakukan tindakan lain seperti mencuri dan bermusuhan. Anak seperti ini biasanya dapat dibantu dengan terapi seorangkonselor. Keadaan neurotik ini biasanya disebabkan oleh sikap keluarga yang menolak atau sebaliknya, terlalu memanjakan anak serta pengaruh pendidikan yaitu karena kesalahan pengajaran atau juga adanya kesulitan belajar yang berat.
Ø  children with psychotic processes, anak pada kelompok ini mengalami gangguan yang paling berat sehingga memerlukan penanganan yang lebih khusus. Mereka sudah menyimpang dari kehidupan yang nyata, sudah tidak memiliki kesadaran diri serta tidak memiliki identitas diri. Adanya ketidaksadaran ini disebabkan oleh gangguan pada sistem syaraf sebagai akibat dari keracunan, misalnya minuman keras dan obat-obatan
·         Contoh gambar
  
12.  Tuna Ganda
·         Tunaganda adalah anak yang memiliki kombinasi kelainan (baik dua jenis kelainan atau lebih) yang menyebabkan adanya masalah pendidikan yang serius ,sehingga dia tidak hanya dapat diatas dengan suatu program pendidikan khusus untuk satu kelainan saja, melaiankan harus didekati dengan variasi program pendidikan sesuai kelainan yang dimiliki.
·         Anak tunaganda biasanya menunjukkan fenomena-fenomena perlaku di antaranya :
a.       Kurang komunikasi atau sama sekali tidak dapat berkomunikasi.
b.      Perkembangan motorik dan fisiknya terlambat.
c.       Seringkali menunjukkan perilaku yang aneh dan tidak bertujuan.
d.      Kurang dalam keterampilan menolong diri sendiri.
e.       Jarang berperilaku dan berinteraksi yang sifatnya konstruktif.
f.       Kecenderungan lupa akan keterampilan keterampilan yang sudah dikuasai.
g.      Memiliki masalah dalam mengeneralisasikan keterampilan keterampialan dari suatu situasi ke situasi lainnya.
·         Contoh gambar
13.  Cerebral Palsy (Lumpuh Otak)
·         Lumpuh otak adalah suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir.
·         Ciri umum dari anak lumpuh otak adalah:
a.       Perkembangan motorik yang terlambat.
b.      Refleks yang seharusnya menghilang tapi masih ada seperti:
Ø  Refleks menggenggam hilang saat bayi berusia 3 bulan
Ø  Bayi yang berjalan jinjit atau merangkak dengan satu kaki diseret.
·         Contoh gambar
  
14.  Tuli Tunarungu
·         Tuna rungu adalah kondisi fisik yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan seseorang untuk mendengarkan suara.
·         Klasifikasi tuna rungu
sumber artikel : http://irfan-cristanto.blogspot.com/2012/03/jenis-jenis-abk-anak-berkebutuhan.html

Metode Mengajar Dalam Olahraga atau PENJAS

Proses pembelajaran di Indonesia dikembangkan menjadi pembelajaran yang kita kenal dengan istilah “ Pakem ” yang merupakan singkatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan atau ada yang menyebut dengan istilah “ Paikem “ yaitu Pembelajaran Aktif, Inofatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Untuk dapat menghasilkan sistem pembelajaran yang aktif, inofatif, kreatif, efektif maupun yang menyenangkan :

Beberapa metode mengajar yang ada, diantaranya yaitu
1.      Metode Ceramah. Metode ini dalam menyampaikan materi kepada peserta didik dilaksanakan secara lisan.
Ø      Kelebihan berfungsi untuk menghemat waktu, biaya dan peralatan.
Ø      Kelemahan metode ceramah yaitu peran serta peserta didik sangat rendah. Oleh sebab itu untuk mendapatkan hasil yang optimal disarankan apabila menggunakan metode ini hendaknya ditunjang dengan penggunaan media yang baik, seperti peta konsep, LCD-media power point, gambar , OHP, Internet dan lainnya. Juga disarankan disisipi dengan metode-metode lain seperti Tanya jawab, pemberian tugas atau yang lainnya.
Metode Demonstrasi. Demontrasi merupakan metode yang digunakan untuk membelajarkan peserta didik dengan menceritakan dan memperagakan suatu langkah-langkah pengerjaan sesuatu. Demonstrasi merupakan praktek yang diperagakan kepada peserta.
Ø      Kelebihan metode ini peserta akan mendapatkan pengalaman belajar langsung setelah melihat , melakukan, dan merasakan sendiri.
Ø      Kelemahan metode ini yaitu memerlukan banyak waktu.
2.       Metode Tanya Jawab.  Metode ini digunakan untuk mengaktifkan siswa dan untuk mengukur keberhasilan siswa dalam menyerap materi.
·        Keaktifan siswa dalam memahami materi
·        Kelemahan metode ini, yang aktif hanya siswa tertentu yang bias menjawab atau yang berani bertanya.Sedangkan yang lain cenderung tidak memperhatikan dan masa bodoh.
3.       Metode Diskusi.
Metode diskusi digunakan untuk menumbuhkan interaksi antar siswa maupun antara siswa dengan guru. Metode ini juga digunakan untuk memberikan pengalaman kepada siswa agar terbiasa berbicara diforum, mendidik siswa agar dapat menghargai pendapat orang lain. Metode diskusi ada yang membagi menjadi dua yaitu diskusi kelompok dan diskusi kelas. Pada prinsipnya kedua metode itu hampir sama yaitu bertujuan untuk mengembangkan kesamaan pendapat atau kesepakatan atau mencari rumusan terbaik mengenai suatu persoalan. Setelah diskusi kelompok biasanya diteruskan dengan diskusi pleno ( kelas ) yang merupakan pemaparan dari hasil yang dicapai dalam diskusi kelompok.
·        Kelebihannya memberikan pengalaman kepada siswa agar terbiasa berbicara diforum, mendidik siswa agar dapat menghargai pendapat orang lain.
·        Kelemahan metode ini banyak waktu yang tersita, siswa yang tidak terbiasa berbicara di muka umum akan bersifat apatis.
4.       Metode Simulasi. Metode ini menampilkan simbol-simbol, atau peralatan yang menggantikan proses, kejadian, atau benda yang sebenarnya, siswa dapat melakukan seperti keadaan sebenarnya, tetapi bukan proses, kejadian atau benda yang sebenarnya. Pada intinya metode ini memindahkan situasi yang nyata kedalam kegiatan atau ruang belajar karena adanya kesulitan untuk melakukan praktek dalam situasi yang sebenarnya, misalnya
·        kelebihannya siswa dapat melakukan seperti keadaan sebenarnya, tetapi bukan proses, kejadian atau benda yang sebenarnya.
·        Kelemahananya hanya bias diterapkan di sekolah-sekolah tertentu
A.   Metode Mengajar Pendidikan Jasmani
Dalam pendidikan jasmani ada beberapa macam metode yang digunakan  dalam pembelajarannya antara lain :
1. Gaya Komando
Dalam gaya komando ini guru penjas harus aktif karena penjelasan, penyampaian materi diberikan oleh guru penjas itu sendiri. Dalam gaya komando dari pra pertemuan, dalam pertemuan dan pasca pertemuan keputusan semua diambil oleh guru penjas.
Unsur-Unsur Khas Gaya Komando :
·        Semua keputusan dibuat oleh guru
·        Menuruti petunjuk dan melaksanakan tugas
·        merupakan kegiatan utama siswa
·        Menghasilkan tingkat kegiatan yang tinggi
·        Dapat membuat siswa merasa terlibat dan termotivasi
·        Mengembangkan perilaku disiplin
2. Gaya latihan
Dalam gaya latihan siswa diberikan waktu untuk melaksanakan tugas secara perorangan dan guru memberi umpan balik kepada semua siswa secara perorangan.
Peranan Guru Penjas :
·        Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bekerja sendiri
·        Memberi balikan secara individual
·        Meningkatkan interaksi kepada individu
·        Memberi kesempatan kepada siswa dalam penyesuaian diri
3. Gaya Resiprokal
Gaya resiprokal memberikan kesempatan kepada teman sebaya, untuk memberikan umpan balik.
Peranan ini memungkinkan:
·        Peningkatan interaksi sosial antar siswa
·        Umpan balik langsung
·        Jadi dalam gaya ini antar siswa bisa saling mengoreksi.
4. Gaya Cakupan atau Inklusi
Dalam gaya ini guru memberi tingkatan / level kemampuan kepada
siswa, sehingga siswa dapat memilih gerakan sesuai kemampuannya.
5. Gaya Konvergen dan Divergen
Dalam gaya konvergen guru cukup memberikan perintah / intruksi dalam melakukan teknik gerakan dan siswa melakukan sesuai sepengetahuannya. Contoh : Bagaimana cara melakukan passing menggunakan kaki bagian luar dalam sepak bola/lakukan. Dalam gaya divergen siswa dituntut kreativ karena guru hanya memberi intruksi / perintah dan siswa melakukan.Contoh : Buatlah bentuk latihan menggunakan tali untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

Pengertian dan Definisi Olahraga

planetolahragaOlahraga merupakan aktivitas yang sangat penting untuk mempertahankan kebugaran seseorang. Olahraga juga merupakan salah satu metode penting untuk mereduksi stress. Olahraga juga merupakan suatu perilaku aktif yang menggiatkan metabolisme dan mempengaruhi fungsi kelenjar di dalam tubuh untuk memproduksi sistem kekebalan tubuh dalam upaya mempertahankan tubuh dari gangguan penyakit serta stress. Oleh karena itu, sangat dianjurkan kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan olahraga secara rutin dan tersetruktur dengan baik.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi olahraga Menurut Para Ahli:
# TIM GURU EDUKA
Olahraga adalah suatu kegiatan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita
# SOEKARNO
Olahraga adalah alat untuk melaksanakan tiga tujuan revolusi Indonesia, yaiut: Negara Kesatuan RI yang kuat, masyarakat adil dan makmur, dan tata dunia baru. Dengan kata lain, Olahraga adalah alat untuk melaksanakan ampera (amanat penderitaan rakyat)
# SURYANTO RUKMONO, S. Si
Olahraga adalah suatu kegiatan untuk melatih tubuh kita agar badan terasa sehat dan kuat, baik secara jasmani maupun rohani
# SENO GUMIRA AJIDARMA
Olahraga adalah sarana kompetisi untuk menjadi nomer satu
# JESSICA DOLLAND
Olahraga adalah pereda stress yang sangat baik. Olahraga dapat mengalihkan pikiran dari kekhawatiran dengan cara meredakan ketegangan otot tubuh
# KATHRYN MARSDEN
Olahraga adalah pengusir stress terbaik yang pernah ditemukan
# CHATLES C. MANZ
Olahraga adalah sesuatu yang harus menjadi prioritas dan dijadwalkan tapi tetap realistis
# HANS TANDRA
Olahraga adalah gerakan tubuh yang berirama dan teratur untuk memperbaiki dan meningkatkan kebugaran
# SHETHA DARGAZELLI
Olahraga adalah minyak yang membuat gerakan tubuh bergerak secara fleksibel dan mudah.

Dasar Pendidikan

DEFINISI PENDIDIKAN

Menurut para Ahli

Langeveld

Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pengaruh itu datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang dewasa seperti sekolah, buku, putaran hidup sehari-hari, dan sebagainya) dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa. [1]

John Dewey

Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia. [1]

J.J. Rousseau

Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang ada pada masa kanak-kanak sampai remaja yang nantinya akan dibutuhkan pada saat kita dewasa nanti.. [1]

Carter V.Good

a. Seni, praktik, atau profesi pengajar. [1]

b. Ilmu yang sistematis atau pengajaran yang berhubungan dengan prinsip dan metode-metode mengajar, pengawasan dan bimbingan murid; dalam arti luas digantikan dengan istilah pendidikan. [1]

Ki Hajar Dewantara

Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. [1]

[sunting]Menurut UU Nomor 2 Tahun 1989

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. [1]

Menurut UU No. 20 tahun 2003

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. [1]

Faktor-Faktor Pendidikan

Faktor Tujuan

Di dalam UU Nomor 2 tahun 1989 secara jelas disebutkan Tujuan Pendidikan Nasional, yaitu “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantab dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.” [1]

Sesungguhnya faktor tujuan bagi pendidikan adalah:

a. Sebagai Arah Pendidikan, tujuan akan menunjukkan arah dari suatu usaha, sedangkan arah menunjukkan jalan yang harus ditempuh dari situasi sekarang kepada situasi berikutnya. [1]

b. Tujuan sebagai titik akhir, suatu usaha pasti memiliki awal dan akhir. Mungkin saja ada usaha yang terhenti karena sesuatu kegagalan mencapai tujuan, namun usaha itu belum bisa dikatakan berakhir. Pada umumnya, suatu usaha dikatakan berakhir jika tujuan akhirnya telah tercapai. [1]

c. Tujuan sebagai titik pangkal mencapai tujuan lain, apabila tujuan merupakan titik akhir dari usaha, maka dasar ini merupakan titik tolaknya, dalam arti bahwa dasar tersebut merupakan fundamen yang menjadi alas permulaan setiap usaha. [1]

d. Memberi nilai pada usaha yang dilakukan [1]

[sunting]Faktor Pendidik

Pendidik adalah orang yang memikul pertanggungjawaban untuk mendidik. [1]. Dwi Nugroho Hidayanto, menginventarisasi bahwa pengertian pendidik meliputi:

a. Orang Dewasa

b. Orang Tua

c. Guru

d. Pemimpin Masyarakat

e. Pemimpin Agama [1]

Karakteristik yang harus dimiliki pendidik dalam melaksanakan tugasnya dalam mendidik[1], yaitu

a. kematangan diri yang stabil, memahami diri sendiri, mandiri, dan memiliki nilai-nilai kemanusiaan. [1]

b. kematangan sosial yang stabil, memiliki pengetahuan yang cukup tentang masyarakat, dan mempunyai kecakapan membina kerjasama dengan orang lain. [1]

c. kematangan profesional (kemampuan mendidik), yaitu menaruh perhatian dan sikap cinta terhadap anak didik serta mempunyai pengetahuan yang cukup tentang latar belakang anak didik dan perkembangannya, memiliki kecakapan dalam menggunkan cara-cara mendidik. [1]
Kriteria kualitas guru yang dibutuhkan dalam pendidikan adalah

a. Guru sebagai perencana[2]

b. Guru sebagai penginisiasi[2]

c. Guru sebagai pemotivasi[2]

d. Guru sebagai pengamat[2]

e. Guru sebagai pengantisipasi[2]

f. Guru sebagai model[2]

g. Guru sebagai pengevaluasi[2]

h. Guru sebagai teman berjelajah bersama anak didik[2]

i. Promotor agar anak menjadi pembelajar sejati [2]

Faktor Anak Didik

Anak didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pendidikan. [1] Sedang dalam arti sempit anak didik ialah anak (pribadi yang belum dewasa) yang diserahkan kepada tanggung jawab pendidik. [1]. Salah satu pertanda bahwa seseorang telah belajar adalah adanya perubahan tingkah laku dalam dirinya. [3]. Dengan demikian, pendidikan berusaha untuk membawa anak yang semula serba tidak berdaya, yang hampir keseluruhan hidupnya menggantungkan diri pada orang lain, ke tingkat dewasa, yaitu keadaan di mana anak sanggup berdiri sendiri dan bertanggung jawab terhadap dirinya, baik secara individual, secara sosial maupun secara susila. [1]

 

Faktor Alat Pendidikan

Pengajaran yang baik adalah Alat Pendidikan yang terutama. [4]. Alat Pendidikan merupakan faktor pendidikan yang sengaja dibuat dan digunakan demi pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan. [1]
Ditinjau dari wujudnya, alat pendidikan dapat berupa:
a. Perbuatan Mendidik (biasa disebut piranti lunak); mencakup nasihat, teladan, larangan, perintah, pujian, teguran, ancaman, dan hukuman. [1]

b. Benda-benda sebagai alat Bantu (biasa disebut piranti keras); mencakup meja kursi, belajar, papan tulis, penghapus, kapur tulis, OHP, dan sebagainya. [1]

Faktor Lingkungan

Pada dasarnya lingkungan mencakup:

a. Tempat (Lingkungan Fisik); keadaan iklim, keadaan tanah, keadaan alam. [1]

b. Kebudayaan (Lingkungan Budaya); dengan warisan budaya tertentu bahasa, seni, ekonomi, ilmu pengetahuan, pandangan hidup, keagamaan. [1]

c. Kelompok hidup bersama (Lingkungan sosial atau masyarakat) keluarga, kelompok bermain, desa, perkumpulan. [1]
Menurut Ki Hajar Dewantara lingkungan pendidikan meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan organisasi pemuda, yang ia sebut dengan Tri Pusat Pendidikan[1]
a. Lingkungan Keluarga (Komunitas utama)
Pendidikan Keluarga berfungsi:

1. Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak.[1]

2. Menjamin kehidupan emosional anak.[1]

3. Menanamkan dasar pendidikan moral.[1]

4. Memberikan dasar pendidikan sosial.[1]

5. Meletakkan dasar-dasar pendidikan agama bagi anak-anak. [1]
b. Lingkungan Sekolah

Tidak semua tugas mendidik dapat dilaksanakan oleh orang tua dalam keluarga, terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan berbagai macam ketrampilan. [1]. Karena jika ditilik dari sejarah perkembangan profesi guru, tugas mengajar sebenarnya adalah pelimpahan dari tugas orang tua karena tidak mampu lagi memberikan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap-sikap tertentu sesuai dengan perkembangan zaman. [3]
Fungsi Sekolah antara lain:

1. Sekolah membantu orang tua mengerjakan kebiasaan-kebiasaan yang baik serta menanamkan budi pekerti yang baik. [1]

2. Sekolah memberikan pendidikan untuk kehidupan di dalam masyarakat yang sukar atau tidak dapat diberikan di rumah. [1]

3. Sekolah melatih anak-anak memperoleh keahlian-keahlian seperti membaca, menulis, berhitung, menggambar serta ilmu-ilmu lain yang sifatnya mengembangkan kecerdasan dan pengetahuan. [1]

4. Di sekolah diberikan pelajaran etika , keagamaan [4], estetika [4], membedakan moral [4].

5. Memelihara warisan budaya yang hidup dalam masyarakat dengan jalan menyampaikan warisan kebudayaan kepada generasi muda, dalam hal ini tentunya anak didik. 

 

c. Lingkungan Organisasi Pemuda

Peran organisasi pemuda yang terutama adalah mengupayakan pengembangan sosialisasi kehidupan pemuda. Melalui organisasi pemuda berkembanglah semacam kesadaran sosial , keahlian-keahlian di dalam pergaulan dengan sesama kawan (kemampuan bersosial) dan sikap yang tepat di dalam membina hubungan dengan sesama manusia (perilaku bersosial).

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.